Perjalanan Hidup

Semua hal yang kita lakukan untuk mencapai tujuan pastilah ada perjalananya, untuk mencapai tujuan tersebut tentunya banyak kendala dan kendali baik disana, disini maupun disitu seperti halnya ketika kita akan menuju suatu tempat tentunya akan melewati berbagai kondisi jalan kadang naik, kadang turun, kadang halus, kadang berlubang, kadang nyasar dan seterusnya akhirnya sampai juga pada suatu tempat yang menjadi tujuannya. Itulah yang dinamakan dengan sebuah proses perjalanan singkat menuju suatu tempat nah..begitupun yang sedang kita alami sekarang kita semua sedang mengalami yang dinamakan “Perjalanan Hidup” yang sesungguhnya sangat singkat jika dibandingkan dengan perjalanan kehidupan selanjutnya.

Berbicara perjalanan hidup setiap manusia memiliki perbedaan ataupun terkadang ada sedikit atau banyak persamaan, kok bisaa…ya bisa aja donk! Misalnya sama-sama menjadi pejabat tapi memiliki problematika hidup, kasus dan pendapatan yang berbeda, sama-sama jadi guru tapi memiliki murid yang berbeda, sekolah beda, prestasi murid beda, sama-sama jualan tapi pendapatannya berbeda dan seterusnya masih banyak lagi perbedaan dan juga persamaan pada diri setiap kita di dalam mengarungi perjalanan hidup di dunia. Persamaan yang paling mendasar sesungguhnya semuanya sama yaitu menuju kehidupan yang sesungguhNya hanya cara menempuhnya yang berbeda-beda. Adanya persamaan dan perbedaan tersebut semoga bisa menjadikan hidup lebih hidup heu…

Jika kita lihat sesungguhnya kehidupan ini penuh dengan ketidakpastian, entah menjadi pebisnis ataupun karyawan sama-sama ada unsur resiko disana, dimana resikonya memiliki persamaan yaitu ketika apa yang didapatkan tidak sesuai yang diharapkan, misalnya: bekerja ingin gaji sekian bukannya sesuai ehh malah kena PHK, berbisnis ingin untung sekian bukannya sesuai ehh malah buntung bukankan sama-sama ada resikonyaa…..? begitulah hidup, semua yang kita jalani ada unsur ketidakpastiannya, mau memilih jadi pengusaha, karyawan ataupun pekerjaan lainnya ada unsur ketidakpastian, lebih tidak pasti lagi ketika tidak mau melakukan apapun alias hanya berdiam diri terus lho..!!

Sesungguhnya Kepastian hanyalah milikNya, karena hanyalah DIA zat yang mengenggam dan memiliki setiap “Perjalanan Hidup” mahluknya. Kita sebagai mahluk yang lemah, banyak sekali kekurangan dan keterbatasan, tapi sesungguhnya setiap kita sudah dibekali olehNya dengan berbagai kemampuan, kelebihan dan juga keahlian yang sangat..sangat cukup sekali untuk bekal perjalanan hidup, yang membedakan satu dengan yang lainnya ada yang dapat menggali potensi yang dimiliki dan menghasilkan sesuatu yang dinamakan rezeki, ada yang menggali potensi dan dikubur lagi karena terhempas oleh sebuah keraguan dan keputusasaan. Sederhananya saja orang tua kita saja sangat tau apa yang menjadi kekurangan, kelebihan dan keahlian kita apalagi yang menciptakan kita menjadi mahluk di muka bumi ini, nach tugas kita mengoptimalkan apa yang dikaruniakan olehNya agar dapat menghasilkan sehingga dapat dijadikan bekal di akhirat dan di dunia.. sekali lagi akhirat dulu baru dunia karena dengan tujuan akhirat secara otomatis dunia akan mengikutinya amiinn…

Untuk dapat menggapainya tentunya kita harus memastikan apa yang menjadi tujuan hidup dan bagaimana cara meraihnya. Jika kita tidak mempunyai tujuan, bisa diibaratkan “Ketika kita pergi dengan tujuan yang jelas dan bekal yang cukup saja terkadang tidak sampai/ nyasar, apalagi ketika kita tidak mempunyai tujuan dan bekal yang cukup”, pastilah akan merana dan entah kemana perjalanan tersebut akan berakhir, dan jangan sampai menjadikan perjalanan yang tiada akhir atau tak pernah berujung…

Apa yang menjadi bekal untuk mencapai tujuan dan menanggulangi berbagai resiko dan juga ketidakpastian dalam perjalanan tersebut. Ada dua hal yang cukup efektif untuk menanggulangi berbagai resiko dan ketidakpastian yaitu “Ilmu dan Amal” tentunya dengan Percaya/ Yakin karena kedua hal tersebut (ilmu dan amal) saling mengisi dan menguatkan satu dengan lainnya. Dengan Ilmu maka kita akan tau bagaimana kita melakukannya, baik dan buruknya, hal ini akan meminimalisir resiko dari hal-hal yang sifatnya teknis ataupun sesuatu yang terlihat/ tampak, dengan memperbanyak Amal baik amal secara materi ataupun non materi, kepada sesama mahluknya ataupun kepadaNya, hal ini akan menangkal/ menanggulangi resiko dari berbagai musibah ataupun kejadian-kejadian yang sifatnya tidak disangka-sangka, disamping itu dengan Amal akan mendatangkan rizki yang tak disangka pula. Dengan Yakin/ Percaya secara otomatis akan meningkatkan KeImanan kepadaNya bahwa kepastian hanya miliknya, dan ketika kita yakin maka Allahpun demikian, “Karena Aku seperti apa persangkaan hambaKU”.

Untuk itu, saya mengajak kepada diri saya pribadi dan juga kepada pembaca yang sekiranya sesuai dengan apa yang saya tuliskan, marilah kita memperbanyak Ilmu dan amal sehingga setiap pekerjaan/ aktivitas kita diberikan kemudahan, memberi manfaat dan mendapatkan ridhoNya. Selain itu, yakinlah dengan apa yang kita usahakan karena dengan yakin terhadap janjiNya sepanjang kita menjalankan sesuai dengan aturan-aturanNya, hal ini akan mendapatkan hasil secara optimal, meningkatkan keImanan dan ketaqwaan terhadapNya ameinn..

Semoga bermanfaat.

Sekian.

*T&L

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s